For world peace, liberate Al-Aqsa, eliminate Israel and anyone who is with Israel, they are the real terrorists
Bacakan

52 kumpulan nasehat Islami yang mungkin berguna untuk anda

Hello sobat icloudZer kali ini admin bakalan memberikan informasi mengenai 52 nasehat islami yang mungkin bermanfaat untuk anda

Info: Oke jika kamu sudah penasaran dengan pembahasan kita kali ini yuk langsung aja kita bahas bersama sama

"Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu." (Ali bin Abi Thalib)

"Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik." (Ali bin Abi Thalib)

“Saya tidak bangga dengan keberhasilan yang tidak saya rencanakan sebagaimana saya tidak akan menyesal atas kegagalan yang terjadi di ujung usaha maksimal,” (Harun Al Rasyid).

“Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal, kepercayaan, cinta, dan rasa hormat,” (Ali bin Abi Thalib).

"Aku tahu kematian itu selalu mengintip setiap saat, sehingga aku bersiap-siap menghadapinya." (Syaikh Hasan Al Bashri)

"Lakukanlah kebaikan sekecil apapun, karena engkau tidak pernah tau kebaikan apa yang akan memasukkanmu ke Syurga."(Imam Hasan albasri)

”Jika engkau menyuruh kebaikan, jadilah orang yang paling dulu melakukannya, jika tidak engkau akan hancur. Dan jika engkau melarang suatu kemunkaran, jadilah orang yang paling menjauhinya, jika tidak engkau akan hancur.” (Hasan Al Bashri)

”Lisan orang yang berakal berada di belakang hatinya. Jika ia hendak berkata, ia berpikir. Jika itu baik baginya maka ia berbicara, tapi jika tidak, ia diam. Sedangkan hati orang bodoh berada di belakang lisannya, jika ia ingin bicara, ia bicara, tak peduli pembicaraannya itu bermanfaat atau madharat baginya.” (Hasan Al Bashri)

"Saya heran kepada orang yang mengetahui setan sebagai musuh, tetapi tetap menanti ajakannya." (Utsman bin Affan)

“Alam kubur merupakan pintu masuk akhirat sekaligus pintu keluar dunia. Nikmat dan siksa di sana tidak lebih dahsyat dibanding di akhirat." (Utsman bin Affan)

“Siapa yang merasakan ketulusan dari cinta kepada Allah, ia lari dari segala hal selain-Nya, dan meninggalkan semua yang disenanginya demi Dia yang dicinta.” (Abu Bakar Ash-Shiddiq)

"Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah." (Ibnu Mas’ud).

"Aku hanya berharap bahwa orang lain mengerti bahwa Islam itu damai dan tidak mendukung kekerasan." (Muhammad Ali)

"Ibu segala akhlak ialah tempat kebijaksanaan, keberanian, kesucian diri dan keadilan." (Imam Al Ghazali)

“Barang siapa sibuk dengan dirinya sendiri maka orang tersebut akan jauh dari mencari kekurangan orang lain,” (Abu Sulaiman Ad-Darani).

Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya. (Ibnu Attailllah).

"Sesungguhnya kebaikan itu memancarkan cahaya pada wajah seseorang, dan cahaya pada hati, keluasan dalam rezeki, kekuatan pada badan, kecintaan di tengah makhluk. Dan keburukan akan mengakibatkan kehitaman pada wajah, kegelapan dalam hati, kelemahan badan dan kekurangan rezeki, serta kebencian di dalam hati para makhluk Allah,'' (Abdullah bin Abbas Radhiyallah ‘anh).

“Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan,” (Khalifah Ali bin Abi Talib).

"Jika tak mampu bersaing dengan para shalihin dalam ibadahnya, berlombalah dengan para pendosa dalam istighfarnya," (Ibn Rajab Al Hanbaly).

"Ibu segala akhlak ialah tempat kebijaksanaan, keberanian, kesucian diri dan keadilan." (Imam Al Ghazali)

"Aku percaya pada Agama Islam. Aku percaya pada Allah dan kedamaian." (Muhammad Ali)

"Adakalanya yang sedikit lebih berkah daripada yang banyak." (Ali bin Abi Thalib)

“Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusannya sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan jahat dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya,” (Khalifah Ali bin Abi Talib).

"Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah; Hatinya selalu berniat suci. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa). Segala perkara dihadapinya dengan sabar dan tabah. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia." (Utsman bin Affan).

“Wahai anak Adam, juallah duniamu untuk akhiratmu, niscaya kamu untung di keduanya, dan janganlah kamu jual akhiratmu untuk duniamu, karena kamu akan rugi di keduanya. Singgah di dunia ini sebentar, sedangkan tinggal di akhirat sana sangatlah panjang.” (Hasan al Bashri)

“Janganlah Anda tertipu dengan banyaknya amal ibadah yang telah Anda lakukan, karena sesungguhnya Anda tidak mengetahui apakah Allah menerima amalan Anda atau tidak.” (Hasan Al Bashri)

“Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada hari ini, karena hal itu akan meringankanmu di hari perhitungan,” (Umar bin Khattab).

"Ilmu itu kehidupan hati daripada kebutaan, sinar penglihatan daripada kezaliman dan tenaga badan daripada kelemahan," (Imam Al Ghazali).

"Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia," (Ali bin Abi Thalib).

"Orang yang ikhlas tidak pernah kecewa dengan amal baik yang telah dia lakukan, karena yakin Allah Maha melihat dan akan membalasnya dengan adil," (Abdullah Gymnastiar).

"Cinta itu perang, yakni perang yang hebat dalam rohani manusia. Jika ia menang, akan didapati orang yang tulus ikhlas, luas pikiran, sabar dan tenang hati. Jika ia kalah, akan didapati orang yang putus asa, sesat, lemah hati, kecil perasaan dan bahkan kadang-kadang hilang kepercayaan pada diri sendiri,” (Buya Hamka).

"Satu-satunya alasan kita untuk hadir di dunia ini adalah untuk menjadi saksi atas keesaan Allah," (Buya Hamka).

"Kerja seorang guru tidak ubah seperti kerja seorang petani yang sentiasa membuang duri serta mencabut rumput yang tumbuh di celah-celah tanamannya,"(Abu Hamid Al Ghazali).

"Bersungguh-sungguhlah engkau dalam menuntut ilmu, jauhilah kemalasan dan kebosanan karana jika tidak demikian engkau akan berada dalam bahaya kesesatan,"(Abu Hamid Al Ghazali)

"Berapa kali permohonan ampun kita panjatkan dalam sehari & berapa kali saat kita meminta ampun di saat itu menyadari jika kita istighfar yang perlu diistighfari," (Buya Yahya).

"Terimalah alasan yang benar sekalipun dari pihak lawan," (Abu Hamid Al Ghazali).

"Mencari seribu satu alasan untuk memaklumi orang lain adalah cara melatih diri agar berprasakngka baik kepada orang beriman dan waspada kepada waspada terhadap orang yang zhalim," (Abdullah Gymnastiar).

“Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah,” (Buya Hamka).

“Aku tidak peduli atas keadaan susah/ senangku, karena ku tak tahu manakah di antara keduanya itu yang lebih baik bagiku,” (Umar bin Khaththab).

"Lidah sangat kecil dan ringan tetapi dapat membawa Anda ke ketinggian terbesar dan dapat menempatkan Anda di kedalaman terendah," (Abu Hamid Al Ghazali).

“Lebih banyak orang menghadapi kematian di atas tempat tidur daripada orang yang mati di atas pesawat. Tetapi kenapa lebih banyak orang yang takut mati ketika menaiki pesawat daripada orang yang takut menaiki tempat tidur,” (Buya Hamka).

“Orang yang tidak menguasai matanya, hatinya tidak ada harganya,” (Khalifah Ali bin Abi Talib)

“Janganlah kau tuntut Tuhanmu karena tertundanya keinginanmu, tetapi tuntutlah dirimu sendiri karena engkau telah menunda adabmu kepada Allah,” (Syeikh Ibnu Athaillah As-Sakandar)

“Aku tahu rizkiku tidak dimakan orang lain, karenanya hatiku tenang. Aku tahu amalan-amalanku tidak mungkin dilakukan orang lain, maka aku sibukkan diriku dengan beramal. Aku tahu Allah selalu melihatku,karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat. Aku tahu kematian menantiku, maka aku persiapkan bekal tuk berjumpa dengan Rabb-ku,” (Hasan Al-Basri)

“Kerjakan apa saja yang telah menjadi hak dan kewajibanmu, karena kebahagiaan hidupmu terletak di situ,” (Musthafa al-Gholayani).

Info: Begitulah sobat icloudZer semua mengenai 52 kumpulan nasehat islami yang mungkin berguna dan bermanfaat untuk anda

“Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat,” (Buya Hamka).

“Semakin cinta kita terhadap sesuatu maka akan semakin memperbudak dan menyiksa diri kita. Semakin kita kaya, semakin takutlah berkurang kekayaan kita," (Aa Gym).

"Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku,"(Umar bin Khattab).

"Hidup sekali hiduplah yang berarti," (Ahmad Fuadi).

"Hidup itu memang terkadang rumit, namun serumit apapun kehidupan ini tetap harus kita jalani, karna Tuhan punya rencana dibalik semua ini," (Jefri Al Buchori).

"Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu." (Ali bin Abi Thalib)

“Jika sore tiba, janganlah tunggu waktu pagi. Jika pagi tiba, janganlah tunggu waktu sore. Manfaatkan masa sehatmu sebelum tiba masa sakitmu dan manfaatkan masa hidupmu sebelum tiba ajalmu,” (Umar bin Khaththab).

About the Author

Keindahanmu akan kuabadikan disetiap karyaku.

Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.